Kenaikan harga tersebut diumumkan Pertamina Patra Niaga setelah dilakukan evaluasi berkala sesuai formula harga yang telah ditetapkan pemerintah. Penyesuaian juga mempertimbangkan perkembangan harga minyak mentah dunia serta harga pasar keekonomian yang menjadi dasar perhitungan BBM non-subsidi.
ADVERTISEMENT
Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan bahwa keputusan penyesuaian harga telah melalui proses koordinasi dengan pemerintah sebagai regulator.
“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah,” ujar Roberth dalam keterangan resminya, Selasa (9/6/2026).
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari mekanisme evaluasi berkala yang diterapkan untuk menjaga keseimbangan antara kondisi pasar energi global dan keberlanjutan pasokan energi nasional.
“Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal,” tambahnya.
Meski terjadi kenaikan pada Pertamax dan Pertamax Green, Pertamina memastikan harga produk BBM non-subsidi lainnya tidak mengalami perubahan. Harga Pertamax Turbo (RON 98) tetap dipertahankan pada level Rp20.750 per liter. Sementara itu, Dexlite (CN 51) masih dijual seharga Rp23.000 per liter dan Pertamina Dex (CN 53) tetap Rp24.800 per liter.
Di sisi lain, pemerintah juga belum mengubah harga BBM bersubsidi. Pertalite tetap dijual dengan harga Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar masih dipasarkan seharga Rp6.800 per liter.
Pertamina menegaskan bahwa pasokan BBM di seluruh jaringan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tetap aman dan tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina,” kata Roberth.
Masyarakat dapat memperoleh informasi terbaru mengenai harga BBM melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina.
Daftar Harga BBM Pertamina Mulai 10 Juni 2026
Pertamax Series
- Pertamax (RON 92): naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter
- Pertamax Green 95 (RON 95): naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter
- Pertamax Turbo (RON 98): tetap Rp20.750 per liter
Dex Series
- Dexlite (CN 51): tetap Rp23.000 per liter
- Pertamina Dex (CN 53): tetap Rp24.800 per liter
Sementara itu, harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan, dengan Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter









