*MAKASSAR, Mata Hukum Indonesia* – Antrian panjang kendaraan di sejumlah *SPBU hampir di seluruh wilayah Sulawesi Selatan* menuai sorotan tajam dari masyarakat. Kelangkaan dan sulitnya mendapatkan bahan bakar menjadi keluhan utama warga dalam beberapa hari terakhir.
Menyikapi hal ini, *Muhammad Bin Kasan, SH,. C.LA,.C.JI,.C.PML selaku praktisi hukum sekaligus *Ketua Divisi Hukum GRiB Jaya Sulawesi Selatan* meminta aparat kepolisian untuk segera turun tangan.
“Kami meminta agar pihak *Polda Sulsel* bisa menyikapi persoalan ini secara serius. Jangan sampai masyarakat yang dirugikan,” tegas Muhammad Bin Kasan, SH.
Menurutnya, ada *dugaan kuat* di balik antrian panjang tersebut. Pihak SPBU diduga melakukan kerjasama dengan oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan *praktik ilegal berupa penimbunan BBM*.
“Dugaan ini mengarah pada penimbunan. Sehingga BBM sengaja ditahan dan menimbulkan antrian panjang. Ini tidak hanya terjadi di Sulsel, tapi juga menjadi sorotan di beberapa wilayah lain di Indonesia,” jelasnya.
GRiB Jaya Sulsel mendesak Polda Sulsel dan jajaran Polres untuk melakukan pengawasan ketat, sidak ke SPBU, serta menindak tegas jika ditemukan praktik penimbunan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi.
“Kami minta ada kepastian hukum. BBM adalah kebutuhan pokok masyarakat. Jangan ada yang bermain di tengah kesulitan rakyat,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pertamina maupun Polda Sulsel terkait penyebab antrian panjang tersebut.
*Tim Mata Hukum Indonesia*
*SOROTAN*
Antrian panjang di SPBU hampir di seluruh Sulsel!
*Muhammad Bin Kasan, SH – Ketua Divisi Hukum GRiB Jaya Sulsel* minta Polda Sulsel segera sikapi.
Ada dugaan kuat praktik ilegal & penimbunan BBM oleh oknum kerjasama dengan pihak SPBU.
BBM kebutuhan pokok rakyat. Tolak penimbunan!
#SPBU #BBM #Sulsel #GRiBJaya #PoldaSulsel #MHI-Com.









